Dokter Rela Membungkuk demi Bocah 11 Tahun

Anak kecil saja sudah memiliki hati yang mulia. Ia rela mendonorkan organnya untuk membantu pasien lain yang membutuhkan. Cerita ini terjadi di China.

Foto Koreatimes
Foto Koreatimes

Foto yang beredar secara online ini memang menyentuh banget. Tim dokter dengan pakaian operasi serba hijau sampai memberikan penghormatan terakhirnya ke jenazah bocah berusia 11 tahun yang ditutupi selimut.

Anak laki-laki itu tak disebutkan identitasnya tapi dari situs online koreatimes menyebutkan, bocah tersebut memang sudah berniat menyumbangkan organnya. Ketika berumur sembilan tahun, bocah tersebut didiagnosis terkena kanker otak terminal. Karena tahu penyakitnya itu tak bisa diobati, ia mengatakan ingin menyumbangkan organnya seperti yang diajarkan di sekolah.

Anak yang hebat, salut! Membacanya saja saya terenyuh.

Di Indonesia ini juga banyak anak hebat meski bukan soal donor organ karena hal tersebut belum ada aturannya. Berhati mulia dengan berbuat kebaikan kan banyak caranya. Betul tidak?

  8 comments for “Dokter Rela Membungkuk demi Bocah 11 Tahun

  1. Maret 29, 2015 at 11:14 am

    Reblogged this on Autonews and commented:
    oh ini yah, foto yang bikin heboh itu ? hehehe

  2. Maret 29, 2015 at 11:27 am

    Reblogged this on mycutestangels and commented:

    Menulis ini krn kagum dg kemuliaan hati sang bocah. Nggak menyangka, fotonya bbrp hari ini jd bikin heboh

  3. Maret 29, 2015 at 11:36 am

    Dulu saya pernah baca berita tentang bocah ini, tapi baru lihat fotonya sekarang :hehe. Salut banget ya Mbak, dengan kemuliaan hatinya… mengharukan sekaligus membahagiakan. Saya yakin, di atas sana dia pasti mendapat surga dan kebahagiaan yang tak terhingga :’)).

    • Maret 29, 2015 at 11:55 am

      Amin… Iya, masih kecil tapi pemikirannya ngalahin org dewasa

      • Maret 29, 2015 at 7:01 pm

        Iya… jarang ya Mbak anak seperti itu :hehe.

  4. Maret 29, 2015 at 1:29 pm

    hehe saya baru tau berita ini, mbak.
    so touched. 🙂

  5. Maret 30, 2015 at 4:38 am

    Iya ya mbk, cm di negeri tercinta ini klo pun ada aturannya nggak menjamin perdagangan gelap menghilang, hehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: