Sudahkah Bersyukur?

image

Apa yang membuatmu bahagia? Uang, harta, atau jabatan? Kebahagiaan identik dengan rasa senang dan hati yang tentram. Dan kebahagiaan bisa timbul karena rasa syukur. Karena itu, jangan pernah lupa untuk bersyukur (berterima kasih) sekecil apapun nikmat tersebut apakah itu harta atau jabatan.

Itulah pesan yang saya tangkap dari Ustaz Farid (nggak tahu nama lengkapnya :)) Kata Ustaz Farid harta bisa membuat kita senang tapi juga bisa membuat kita tercerai berai. Lalu bagaimana caranya biar harta dan jabatan tetap terus membuat kita senang. Jawabannya bersyukur.

Sudahkah Anda bersyukur hari ini? Dengan bersyukur semua akan terasa indah. Ceramah Ustaz Farid begitu menohok di hati ini. Mendengar ucapannya mengingatkan saya termasuk orang yang suka tak sadar begitu banyak nikmat yang terlihat kecil harusnya saya syukuri. Menurutnya berdasarkan survei (tak disebutkan apa surveinya) orang Indonesia yang bersyukur hanya 50 persen selebihnya kebalikannya.

Lihat anak yang ‘menggemaskan’ hingga ingin mengomelinya atau ‘cerewet’ ke suami kalau disadari untuk apa saya lakukan. Pembelaan saya hanya manusia biasa yang tak sempurna pastinya bisa menjadi senjata saya. Tapi, kalau saya selalu menjawab seperti itu bagaimana cara saya menjadi orang yang lebih baik šŸ™

Ustaz Farid mengingatkan kepada kami, teruslah bersyukur sekecil apapun itu. Manusia tak akan mendapatkan semua yang diinginkan di dunia. Semuanya hanya bisa dirasakan ketika di surga nanti.

Begini kira-kira pesan dari Ustaz Farid:

Harta artinya banyak. Bisa dikaitkan dengan dunia dan fitnah. Jika dikaitkan dengan dunia, harta itu adalah tempat kembali orang hidup atau tujuan hidup, sempit, dekat, kesenangan, kurus, hampir hina lemah. Selain indah, nikmat , rahmat dari Tuhan YME, harta sebagai perhiasan yang harus kita nikmati.

“Harta itu bisa dikaitkan dengan fitnah yang artinya menarik menakjubkan, menggoda, menjatuhkan, cobaan, sesat, dan siksaan. Harta juga bisa bikin orang gila.

Harusnya harta itu membuat kesenangan, kenikmatan, kebahagiaan, ketentraman, kedamaian. Tapi kalau harta membuatmu jatuh dan gila, itu yang salah.

Salah satu cara agar kita nggak sesat karena harta adalah kita perlu bersyukur. Ingatlah harta itu sudah ditetapkan.

“Kita nggak boleh merasa kurang. Nanti menjadi dengki, iri hati, sakit hati. Makanya Allah nggak suka dengan orang-orang seperti itu.”.

Harta dan jabatan bisa menjadikan kita akan menyakiti orang atau sebaliknya, kita banyak menyenangkan orang. Cirinya manusia yang sulit bersyukur adalah yang sulit terima kasih.

Saya menyadari, saya masih suka lupa bersyukur dengan hal-hal kecil. Setidaknya pesan tersebut mengingatkan saya untuk tak selalu mengeluh atau merasa kurang. Nikmati apa yang ada dengan berterima kasih. Semoga kita dijauhkan dari yang buruk-buruk, amin šŸ™‚

Bersyukur Bikin Bahagia

Dulu saya pernah menuliskan alasan orang perlu bersyukur. Salah satu cara bersyukur dengan berterima kasih atau mengucapkan Alhamdulillah. Dan berterima kasih tak selalu berhubungan dengan harta. Bersyukur memang kedengarannya mudah, tapi pas penerapannya terkadang suka lupa.

Di sini saya akan menuliskannya kembali apa yang pernah saya tuliskan.

Mengucapkan terima kasih bukan sesuatu yang berlebihan. Bahkan bersyukur setiap hari membuat hidup lebih bahagia.

Mensyukuri apapun yang terjadi di dalam hidup ini dengan lebih sering mengatakan ‘Terima Kasih’ atau ‘Alhamdulillah’ menciptakan aura energi positif di sekitar Anda dan tak ada hal negatif yang bisa menembusnya.

Hal ini membawa semua yang Anda inginkan dalam hidup ini lebih dekat dengan Anda dan membuka jalan buat kebahagiaan yang tak terbatas.

Inilah lima alasan teratas mengapa seseorang perlu bersyukur setiap saat sehingga kehidupan menjadi indah dan bahagia seperti dikutip Magforwomen:

1. Kesehatan tubuh dan pikiran

Ketika Anda bersyukur, Anda menyingkirkan semua emosi negatif seperti marah, frustasi, gelisah, cemas dan apapun yang membuat Anda menderita. Dengan tetap fokus dan menggunakan teknik pernapasan serta meditasi, Anda akan mencapai keuntungan dalam jangka panjang.

Bersyukur juga akan meringankan tubuh Anda dari stres dan nyeri, dan membuat tubuh serta pikiran Anda menjadi nyaman. Anda akan mulai memiliki rasa kebebasan dan kebahagiaan.

2. Anda hanya memiliki satu kehidupan

Anda hanya diberikan satu kesempatan untuk hidup dan saat inilah kehidupan Anda. Masa lalu dan masa depan semuanya ada dalam pikiran Anda, kecemasan Anda, kebingungan, frustasi dan setiap emosi negatif yang berasal dari masa lalu dan sekaranglah yang nyata.

3. Masalah selalu ada

Masalah Anda jarang yang bertahan lebih lama daripada kehidupan Anda, jadi mengapa Anda mengkhawatirkannya. Jika itu terjadi, apa gunanya mengkhawatirkannya jika Anda bisa berbuat berbeda. Ingat masalah yang mengganggu Anda berumur pendek dan akhirnya Anda akan mengatasinya dan menemukan masalah baru yang perlu dipikirkan.

Ini adalah siklus yang tak pernah terakhir yang membuat kita terjebak di dalamnya. Jadi, bukankah lebih baik kita bersyukur untuk segala hal agar menjadi lebih hidup dan bahagia.

4. Kenangan indah harus dihargai

Anda harus bersyukur dengan semua hal yang indah dalam hidup Anda, karena pada akhirnya itu adalah saat yang penting dan yang membuat hidup Anda bahagia.

Hapus semua kenangan buruk dan negatif dari pikiran Anda dengan fokus lebih banyak kepada kenangan terbaik yang memancarkan emosi positif.

Dengan menghidupkan kembali di dalam pikiran, Anda mengalami emosi yang sama seperti yang Anda rasakan sebelumnya. Ini secara efektif membuat Anda lebih bahagia.

5. Bersyukur memberikan kelimpahan

Anda harus bersyukur setiap saat karena dengan demikian akan membuat Anda menuju kelimpahan. Bersyukur menghasilkan energi positif yang menarik banyak hal baik di dalam hidup Anda.

  4 comments for “Sudahkah Bersyukur?

  1. Maret 20, 2015 at 9:25 am

    Tombol syukur memang harus aktif trus ya mak…

  2. Maret 20, 2015 at 9:43 am

    Bahkan udara yang gratis inipun harus disyukuri. Terimakasih sudah mengingatkan mak Melly.
    Salam kenal.

    • Maret 20, 2015 at 9:45 am

      Salam kenal juga Mak Ety. Iya betul sekali šŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: