Cara Obati Kejenuhan di Tengah Kemacetan

Macet..macet.. jalan mana di Jakarta yang nggak macet. Nggak kenal hari pula. Kebayang yang nyetir, pastinya kecapekan dan bosan. Untung saya cuma penumpang. Tapi, siapa bilang jadi penumpang juga nggak bosan dan nggak capek. Kalau saya ngobatin bosannya dengan selfie, hehehe

Namanya juga ibu menyusui, apa lagi kerjaan saya selain duduk manis, memangku bayi cantik, plus nyusuin. Ada car seat cuma jadi pajangan sama tempat barang. Jadilah jeprat jepret terus. Apa hubungannya ya 🙂
image

Berapa kali jepret? Nggak tentu, semaunya tangan ini memencet tombol klik. Kalau belum ada foto yang kelihatan oke, selfie lanjut sampai tangan pegal. Kali ini, kok nggak ada yang oke ya, hehe..

Paling sebal kalau melewati jalan bolong. Udah cantik-cantik bergaya, eh goyang gara-gara si bolong. Jadilah fotonya blur. Tolong dicatet ya, dinas PU atau siapalah yang bertanggung jawab. Jalan bolong nggak cuma mengganggu orang yang selfie, tapi juga bahaya buat pengendara motor.
image

Obati kebosanan di tengah macet juga bisa dilakukan saat di kendaraan umum. Tapi, syaratnya harus duduk. Kalau mau berdiri juga boleh, hehe..

Nenek tadi cerita bertemu dengan penumpang di Kopaja. Sepanjang jalan dia makan kwaci. Katanya sih biar nggak bosan, hehe… itu mulut nggak ledes ya. Kalau saya sih makan kwaci suka lecet gara-gara asinnya kwaci.

Saya pernah baca, stres di tengah kemacetan bisa picu penyakit kayak jantung dan kawan-kawannya. Jadi mulai sekarang, buat kemacetan dengan keceriaan. Minimal senyam-senyum sendiri juga udah bagus kok. Kalau selfie kan juga senyum tuh, hehehe…

Peneliti dari University of Kansas menemukan, berpura-pura senyum bisa menurunkan detak jantung dan mengurangi respons stres. Dengan senyum, otot-otot wajah tertentu mengirimkan pesan ke otak agar tenang.

Bagi yang menyetir, bisa juga kok biar nggak bosan. Itu tergantung cara kamu sendiri. Yang penting, jangan mengancam keselamatan diri sendiri dan orang lain. Nyetir sambil selfie berbahaya, banyak contohnya di berita-berita.

Kebiasaan suami sih suka nyanyi-nyanyi sendiri di dalam mobil. Mau teriak-teriak kek atau nggak bernada cuek aja. Suara jelek atau sumbang nggak bakal kedengaran orang lain di luar, hehe.. Kalau bingung ngapain, ya senyum aja.

Kamu sendiri bagaimana mengobati kejenuhan di tengah kemacetan?

#Tulisaniseng

  2 comments for “Cara Obati Kejenuhan di Tengah Kemacetan

  1. Mei 10, 2015 at 3:25 pm

    kalau saya biar gak bosen mantengin blognya sis…

    • Mei 10, 2015 at 3:36 pm

      Hahahaha…jangan cuma mantengin, dibaca dunk. Dishare jg boleh 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: