Pujian Terlihat Lebih ‘Kurusan’ yang Membahagiakan

image
Foto: Theweightdestroyer

Bertemu teman-teman lama itu rasanya bagaimana gitu. Ini sih bukan teman lama banget, tapi teman mantan kantor. Baru tiga bulan nggak ketemu kayak bertahun-tahun. Yang paling bahagia lagi pada komentar, ‘Sekarang kurusan loh”. “Makin segar aja di rumah nih.” Saya yang mendengar senyam-senyum sendiri..

Yakin? Serius? Atau ngeledek nih, hehe…

Kenapa ya, orang kalau dibilang kurusan senang. Termasuk saya. Saya memang sudah lama nggak menimbang berat badan. Tapi apa benar omongan teman-teman? Atau efek baju aja itu, hehe..

Salah satu pujian yang menggembirakan. “Mak, elo kurusan. Berarti benar-benar ngurus anak ya.” Walah, tersanjung dah.

Jadi ibu-ibu yang khawatir berat badannya susah turun setelah melahirkan, buang jauh-jauh. Pas kehamilan pertama, berat badan saya naik sampai 15 kilogram (kg). Saya menyusui dan berat badan sudah terlihat ada penurunan setelah 6 bulan pertama. Nggak banyak sih, tapi mulai berangsur surut. Dulu saya juga nggak bekerja.

Bukan berarti pernyataan saya menyudutkan ibu-ibu yang nggak menyusui dan ibu pekerja. Ini hanya berdasarkan pengalaman pribadi saja. Ibu yang tak menyusui pun bisa mengalami yang sama.

Seorang sepupu pernah cerita kalau dia sampai diet demi berat badan turun. Dia menyusui dan saya bilang untuk apa diet. Berat badan InsyaAllah bisa turun, meski nggak seperti sebelum hamil. Tunggu saja sampai 6 bulan setelah melahirkan. Biasanya, ada perubahan.

Nah, pas anak kedua ini berat badan saya cepat turunnya. Soale naik cuma 10-12 kg. Tapi, perubahan yang benar-benar baru setelah 9 bulan, hehehe.. Gimana coba, cepet turun tapi 9 bulan πŸ˜€

Maksudnya, pas saya kerja berat badan naik lagi karena banyak camilan yang dijual berjejeran di meja, Mulut nggak berhenti ngunyah dah. Belum lagi duduk terus pula. Saya jarang jalan-jalan ke meja teman demi kelar kerjaan biar bisa pulang cepat.

Beda selama di rumah, ngunyah tapi banyak gerak ngikutin anak yang lagi belajar jalan. Ngos-ngosan… Belum lagi masa adaptasi yang bikin mikir terus πŸ˜€

Sebenarnya, berat badan terakhir saya nimbang pada 2 bulan lalu masih termasuk overweight, hehe.. Mau turunin lagi ya bagaimana ya, harusnya olahraga.

Dulu saya rajin senam, tapi berhubung sekarang masih belum bisa ninggalin baby, senamnya jalan-jalan pagi gendong baby aja. Hehe…

Mendengar pujian itu, beberapa hari setelahnya saya cari timbangan. Dan sungguh menakjubkan, setelah tiga bulan di rumah berat turun 5 kg. sama seperti sebelum hamil yang kedua. Alhamdulillah, hehe

Tubuh melebar kesamping setelah melahirkan jangan bikin kaum ibu sedih. Semoga suami bisa mengerti di balik badan lebar ada perjuangan seorang wanita yang mengandung, melahirkan, dan membesarkan anak.

Bagaimana bisa kurus seperti sebelum hamil. Kalau anak sudah mulai makan, makanan nggak habis siapa yang menghabiskan hayo? Paling juga ibunya.. Meski ibu sudah makan, makanan sisa anak juga dihabisin, hehe.. Belum lagi makanan suami. Walah, ini badan apa ‘tempat sampah’ πŸ˜€

Badan yang penting sehat. Sebisa mungkin jaga kesehatan dengan gaya hidup yang sehat. Makan yang sehat dan bergizi, olahraga, dan pikiran jangan stres. Itu yang harusnya dijalani. Tapi benar deh, suer saya belum sepenuhnya kayak begitu. Inginnya sih seperti itu, hehe.. Semoga badan kurusan ini tetap sehat.

Cerita ngalor ngidul banget yaa πŸ™‚

Kembali ke pujian yang bikin seseorang senang. Selain kurusan apa lagi hayo? Ini berdasarkan pengalaman dan lihat wajah teman-teman yang sumringah kalau dengan pujian ini:

1. Kelihatan lebih cantik

Wanita mana yang nggak senang dibilang cantik. Biasanya pujian ini dilontarkan setelah menikah, setelah melahirkan, baru mulai berdandan, gaya fashionnya berubah. Apa lagi ya, ada tambahan?

Semua wanita itu cantik lho, jadi nggak usah khawatir kalau belum ada yang memuji.

2. Kamu putihan

Kok mainnya warna kulit ya. Tapi, bagi beberapa perempuan senang kalau dibilang putihan. Sebenarnya, apapun warna kulitnya, tetep oke kok. Tuhan menciptakan makhluknya kan yang terbaik. Kulit sawo matang atau hitam tetap menawan lho.

3. Lebih seksi

Nah, ini maksudnya apa ya? Lebih berisi gitu badannya atau pakaiannya berubah? Saya masih bingung kalau ada yang memuji seperti ini, hehe… Soale saya suka bilang teman perempuan seperti itu kalau tambah gemuk

Selain ketiga pujian ini plus kurusan adalagi kah?

  2 comments for “Pujian Terlihat Lebih ‘Kurusan’ yang Membahagiakan

  1. Mei 11, 2015 at 4:11 pm

    perempuan pasti cantik… kalau ganteng ya laki-laki lah πŸ˜€

    yg bilang lebih seksi itu siapa? cowok?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: