Akhirnya ‘Me Time’ ini Kutemukan

image
Foto Ilustrasi (dok.pribadi)

Selama ini saya bingung, apa ya kegiatan yang jadi Me Time. Kebanyakan ibu-ibu (nggak semua ya) Me Time-nya itu shopping ke mal atau cuma window hopping, kongkow bareng teman-teman, atau ke salon. Beberapa kali saya ingin mencoba apakah salah satu kegiatan itu adalah Me Time yang kucari?

Setiap kali mau mencoba selalu gagal. Alasannya apa lagi selain nggak mungkin saya meninggalkan kedua anak. Begitu ada kesempatan dari nenek yang bilang, “Sudah pergi saja, biar nenek yang jaga”, ujung-ujungnya saya buru-buru pulang karena takut nenek kelabakan ngurus dua cucu.

Apa sebenarnya Me Time itu? Kalau dari saya pribadi, mengartikannya sebagai waktu sendiri yang membuat kita enjoy, rileks, tanpa beban dan gangguan apapun. Ada yang bilang juga me time itu waktu untuk diri sendiri tanpa kehadiran orang lain. Nah, saat sendiri itulah kita bisa melakukan kegiatan yang disukai atau lebih memilih nggak melakukan apa-apa.

Kalau saya buru-buru ketakutan anak rewel apa bukan beban? Berarti ke mal, ketemu teman, atau kesalon bukan Me Time yang saya cari.

Suatu ketika, saya membaca blog teman yang menuliskan Me Time nya adalah saat menulis. Di saat menulis itulah teman saya merasa bisa mencurahkan apapun. Apa ini yang saya cari?

Saya memang merasa enjoy saat mengetik-ngetik cantik. Saya sadar tulisan saya masih jauh dari kata sempurna. Masih nggak beraturan kata-katanya, hehe.. Tapi, saat mengetik saya bisa mencurahkan apapun. Apakah itu curhatan biasa atau hal-hal lainnya.

Untuk menulis tentu pada waktu khusus, namanya juga me time. Nggak mungkin saya menulis ketika kedua anak ngajak main. Nanti konsentrasinya pecah, anak pun marah karena mamanya main setengah-setengah. Jadi, saya baru bisa menulis ketika anak-anak tidur. Kalau nggak siang hari, ya malam hari.

Apabila siang hari keduanya susah tidur, saya sudah gusar sambil berharap cepatlah tidur, Nak. Mamamu ini mau me time dulu ๐Ÿ˜€ kalau nggak ada waktu, dicarilah malam hari saat semua tertidur lelap. Kalau nggak bisa juga, ya wassalam. Nggak bisa ngetak-ngetik cantik deh. Absen dulu dari dunia perblogan.

Saya hanya menulis ketika benar-benar nggak ada gangguan sekecil apapun, karena saya lebih suka menulis dalam suasana hening, sendirian biar khusyu ๐Ÿ˜€

Ada lagikah selain menulis? Kumpul keluarga jelas itu. Saya lebih memilih weekend nggak kemana-mana, mending main sama anak. Kalau diajak keluar makan bawa rombongan juga nggak nolak sih, hehe

Ini me time ku, apa me time mu?

  4 comments for “Akhirnya ‘Me Time’ ini Kutemukan

  1. Mei 13, 2015 at 11:53 am

    Sama Mel, salah satu me time ku menulis. Yang lainnya sesukaku aja. Mo nonton film atw baca buku. Klo mo keluar rumah ya harus jelas minta ijinnya ama penunggu bocah.

    • Mei 13, 2015 at 2:48 pm

      Dlu ak suka nonton, kok skr nonton bikin mata lelah ya, hahahaha.. apalagi baca buku tebel2, tanda2 penuaan ini ๐Ÿ˜€

      • Mei 13, 2015 at 2:59 pm

        Hehehe,sesukanya dan disesuaikan aja Mel. Kan ini me time kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: