Suami juga Bisa Gendong Anak Pakai Kain Jarik

Melihat suami gendong putri cantik pakai kain gendongan jarik sih udah biasa. Tapi, tetangga yang lihat mungkin belum terbiasa. Jadilah heboh, “Kok bisa?” 😀

image

Ya begitulah tanggapan tetangga di rumah nenek waktu papanya bocah ngajak putri cantik jalan-jalan pagi. Terus mamanya bocah kemana? Biasa, sibuk beberes dapur. Alhamdulillah, punya suami sayang istri dan anak 😀

Papanya bocah pas pulang bingung donk, nanya “Ibu-ibu pada heboh, emang aneh ya papap gendong pakai kain”, hehe.. saya mah jawab seadanya aja. “Biasa aja kok.”

Sebagai bapake anak-anak emang kudu menyempatkan bermain sama anak-anak saat libur. Banyak manfaat kedekatan bapak dengan anak-anak, terutama anak lelaki.

Anak Lebih Bahagia

Seorang Sosiolog, Dr David Popenoe, melakukan penelitian ayah dengan menilai peran ayah lebih dari sekadar orang dewasa kedua di rumah.

“Ayah memberikan manfaat positif bagi anak-anak mereka yang tak mungkin diberikan orang lain,” ujar Popenoe seperti dikutip dari Childwelfare.

Menurut Dr Popenoe, ayah memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan anak-anaknya. Sehingga penting bagi seorang ayah bekerja secara profesional terutama di dalam kesulitan, yang memicu emosional.

Dr David Popenoe dalam tulisannya Life without father: Compelling new evidence that fatherhood and marriage are indispensable for the good of children and society menjelaskan hubungan antara ayah dan anaknya. Termasuk kemampuan kognitif, prestasi pendidikan, kesejahteraan psikologis, dan perilaku sosial.

Inilah hebatnya hubungan anak dan ayah:

1. Anak sehat psikologis dan emosional

Dr David Popenoe menjelaskan dampak hubungan ayah dan ibu pada kebahagiaan anak-anaknya. Seorang ayah yang memiliki hubungan yang baik dengan ibu dari anak-anaknya lebih mungkin terlibat dan menghabiskan waktu dengan anak-anaknya. “Dan memiliki anak yang sehat secara psikologis dan emosional,” katanya.

Sama halnya, ibu yang merasa memiliki hubungan yang kuat dengan ayah anak-anaknya dan menikmati manfaat dari hubungan yang bahagia lebih mungkin menjadi ibu yang lebih baik.

2. Anak memiliki kemampuan koginitif dan berprestasi di pendidikan

Kehebatan peran ayah juga bisa mempengaruhi kemampuan kognitif dan prestasi pendidikan anak. Anak-anak yang dekat dengan ayahnya memiliki nilai pendidikan yang lebih baik.

“Sejumlah penelitian menunjukkan, ayah yang terlibat, merawat anak, dan bermain dengan bayinya memiliki anak dengan IQ yang lebih tinggi, serta lebih baik dalam linguistik dan kapasitas kognitif,” jelasnya.

Balita yang ayahnya terlibat saat memulai sekolah memiliki kesiapan akademis yang lebih tinggi.

“Mereka lebih sabar dan dapat menangani tekanan dan frustasi yang berhubungan dengan sekolah dibandingkan anak yang kurang terlibat dengan ayahnya”.

Pengaruh keterlibatan seorang ayah pada prestasi akademis meluas ketika remaja dan dewasa. Sejumlah ilmu menemukan, ayah yang aktif memelihara anaknya berhubungan dengan keterampilan verbal yang lebih baik, fungsi intelektual, dan prestasi akademik.

3. Memiliki hubungan sosial yang lebih baik

Anak-anak yang memiliki hubungan yang dekat dengan ayahnya lebih cenderung bisa menjaga emosinya, percaya diri, dan saat tumbuh dewasa memiliki hubungan sosial yang lebih baik dengan rekan-rekannya.

Cara ayah bermain dengan anak-anaknya juga berdampak penting terhadap perkembangan emosional dan sosial anak. Ayah yang menghabiskan banyak waktu dengan berinteraksi satu sama lain dengan anak-anaknya menstimulasi aktivitas yang menyenangkan dibandingkan dengan ibunya. Dengan interaksi ini, anak-anak belajar bagaimana mengatur perasaan dan perilaku.

Ayah sering mendorong pencapaian tujuan sedangkan ibu mengendalikan stresnya. Keduanya penting untuk perkembangan anak. Hasilnya, anak yang tumbuh dengan ayah cenderung menunjukkan pengendalian diri dan perilaku yang prososial.

Singkatnya, ayah memiliki dampak yang kuat dan positif pada perkembangan dan kesehatan anak-anak.

Sedangkan, dari Mailonline menuliskan penelitian dari ilmuan di Universitas Oxford yang diterbitkan di Journal of Child Psychology and Psychiatry tentang manfaat hubungan ayah dan anak lelakinya.

Bayi laki-laki yang mendapat kasih sayang dari ayahnya pada masa awal kehadiran mereka sangat penting. Mereka akan berkembang menjadi anak yang lebih tenang, lebih bahagia saat berumur satu tahun.

Para peneliti mengklaim, meskipun perhatian sang ayah diperlukan semua anak, namun bagi anak laki-laki manfaatnya sangat kuat.

Dr Paul Ramchandani, yang memimpin studi di Universitas Oxford mengatakan, masalah prilaku pada usia dini anak-anak sering menimbulkan masalah kesehatan dan psikologi yang sulit dihadapi di masa dewasanya.

Semoga kasih sayang itu terus mengalir deras (*emangnyaair) dan manfaat kedeketan papanya bocah itu bisa kami petik, amin.. 🙂

Posted from WordPress for Android

  2 comments for “Suami juga Bisa Gendong Anak Pakai Kain Jarik

  1. Juni 22, 2015 at 5:51 pm

    Memang peran ayah dan ibu itu sangat penting dalam tumbuh kembang anak karena dampaknya yang begitu besar terhadap perkembangan psikologis anak ya, Mbak. Dan kalau di masa-masa kritis ini peran itu terganggu, kayaknya dampaknya bakalan panjang sampai dewasa nanti, ya.
    Eh itu bapaknya anak-anak hebat banget Mbak, kan tidak semua ayah mau dan mampu menggendong anak dengan kain jarik :haha. Top deh.

    • mellyfeb0805
      Juni 22, 2015 at 6:06 pm

      Peran ayah ibu itu memang saling mendukung 🙂 hehe.. Maklum bapake keponakannya banyak, jd udah terbiasa kayaknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: