Bayi Ikut Tarawih di Masjid

Salat tarawih hanya sebulan dalam setahun, yakni pas bulan Ramadan. Maunya sih bisa salat jamaah di masjid, tapi putri cantik mau dikemanain? Masa iya saya tinggal sendirian di rumah *tegabener*. Dibawa ke masjid lebih kasihan lagi.

Kasihan sama siapa? Putri cantik atau jamaah lain? Dua-duanya dunk. Kalau dibawa bisa berabe. Mending salatnya sebentar, ini bisa sejam dan di malam hari pula. Bisa-bisa putri cantik menangis atau nggak bisa diam. Saya mau salat atau mau ngejar-ngejar anak?

Saya sadar kok kadang-kadang tangisan dan teriakan baby itu mengganggu meski banyak yang memakluminya šŸ™‚  Mending saya memilih beribadah di rumah saja. Toh nggak wajib kan wanita salat berjamaah di masjid? šŸ™‚ 

Beribadah menunggu anak tidur, jadi lebih khusyuk dan yang terutama nggak mengganggu jamaah lain (takutnya).

Mari memperbanyak ibadah di Bulan Ramadan šŸ™‚

#Tulisansingkat

Posted from WordPress for Android

  2 comments for “Bayi Ikut Tarawih di Masjid

  1. Juni 24, 2015 at 2:51 pm

    Selamat beribadah di bulan Ramadhan, memikirkan orang lain untuk sesuatu yang dilakukan pasti akan menambah jumlah pahalanya :amin.

    • mellyfeb0805
      Juni 24, 2015 at 3:32 pm

      Amin..amin..makasih Gar šŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: