​Pilih Tukang Balon atau Pengemis?

Pengemis dan tukang balon, itulah yang tampak berseliweran di halaman Masjid Agung di Tasikmalaya usai Salat Ied. Lantas mana yang banyak diladeni?

Saya nggak terlalu memperhatikan. Tapi, kalau saya pribadi lebih memilih tukang balon? Kenapa? Semua tentu tahu jawabannya.

Tukang balon masih mau berusaha mencari uang dengan berjualan. Sementara pengemis? Saya tak perlu menjelaskan karena semua orang tentu mengerti.

Saya nggak menyalahkan seseorang memilih jadi pengemis. Tapi, tangan di atas lebih baik dibanding tangan di bawah.

Orang pasti menyalahkan, “salah negara ini, gara-gara susah mencari pekerjaan akhirnya dipilih pekerjaan mengemis. Masih mending ketimbang jadi pencuri”.  Ehm..

Susah juga jawabnya. Sudahlah mau jawab apa saja silakan. Tapi, apabila ada dua pilihan penjual balon atau pengemi. Saya akan pilih penjual balon 😁

Selamat Hari Raya Idul Fitri

1 Syawal  1438 


TAQOBBALALLAHUMINNA WA MINKUM, BARAKALLAHU FIKUM

Minalaidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan bathin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: