Alihkan Anak dari Gadget ke Buku, Bisa Kok

Siapa yang anaknya kecanduan YouTube? Mamabocah ngacung 😁 Dulu kakak tengah keranjingan YouTube, klo dilepasin dr YouTube langsung dah nangis. Sekarang, Alhamdulillah lepas dari YouTube. Rahasianya apaan?

Kalau ditanya rahasia, nggak ada rahasia. Kakak tengah dan kedua anak lainnyan sekarang pengalihannya ke buku dan mainan. Butuh berapa lama prosesnya ? Lama,…..

Mamabocah dlu mulai menjauhkan kakak tengah dari YouTube pas ada BBW Surabaya 2017. Mungkin sekitar 6 bulanan anak2 mulai suka buku dan lupa gadget.

Mamabocah memilih cara borong buku karena udah nggak tau lagi mau gimana biar lupa gadget. Kerasa bener lho, sejak dia sering nonton YouTube, emosinya labil. Suka marah-marah nggak jelas, banting ini itu.

Mamabocah ga menyalahkan YouTube ya. Mungkin dampak negatif gadget seperti itu. Apalagi kakak tengah Buka YouTube suka sendiri, eh tau-taunya dia nonton konten yang anak-anak kasar itu huhuhu…. Yang judulnya B*d Ba** πŸ™„πŸ™„

Pas tahu itu nggak bagus, coba cari dicegah supaya ga nonton. Tapi tetap saja suka muncul di rekomendasi . Daripada makin ga jelas, mulai bertekad ini harus segera berakhir.

Oya, kakak tengah waktu itu umur 3 tahun. Dia tahu YouTube pas usia 2 tahun, karena awalnya mamabocah pengen liatin lagu anak-anak biar dia anteng. Eh dia jadi doyan dan berselancar kemana-mana bahkan sampai nonton konten anak2 luar negeri yang kasar itu.

Awalnya bingung, apa yang bisa membuat kakak tengah sibuk selain gagdet. Mamabocah merasa bersalah karena selama ini dibiarkan begitu saja, dengan alasan biar mamabocah bisa kerja yang lain.

Ternyata, cara itu salah. Membuat gadget sebagai ‘pengasuh’ pengganti itu salah total . Itu menurut mamabocah ya, karena mamabocah ga memberikan batasan waktu. Longgar bener dah.

Setiap kakak tengah mau nonton YouTube dikasih aja, karena klo ditolak dia nangis kejer, minta gendong, pokoke tantrum gtu dh πŸ˜₯

Pas awal-awal puasa gadget itu perjuangan banget lho, karena uring-uringan. Pegang buku juga masih kasar, benar-benar harus diperhatikan. Meleng dikit, buku sobek.

Mamabocah juga masih awam soal mengenalkan buku ke anak. Buku robek malah langsung larang, padahal dicuekin aja. Klo dilarang, anak jadi males buka buku. Bagusnya,pura-pura nggak liat aja sambil dikasih tau kalau buku ini dijaga. Klo rusak nggak ada gantinya πŸ™„

Segala jenis buku dibeli, mulai yang boardbook, buku cerita yang paper back, soundbook. Ternyata yang aman yang bahannya boardbook. Selain itu soundbook jg lebih disukai anak2 yang baru kenal buku.

Sekarang kakak tengah klo mau pegang hp sesuai izin mamabocah. youTube juga udah ga pernah.

Pernah baca, melepaskan anak dari gadget itu nggak mungkin. Anak pasti masih pegang hp sesekali. Tinggal kita sebagai orang tua yang memegang kendali.

Semangat buat mama lain yang ingin melepaskan anak dari gadget.

Sekali lagi ya, ini bukan berarti menuding YouTube itu membuat anak jadi kasar tapi lebih kepada ortu hrs memperhatikan bener apa yang anak tonton, dan soal soal batas waktu tergantung masing2.

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: