Mending Nggak Usah Ngomong Kalau Ada Gadget

Ini serius isi hati dari dalam, paling males klo ngomong sama orang yang lagi pantengin gadgetnya alias ponsel. Yakin tuh, 90 persen yang sibuk dengan ponsel itu nggak akan ngeh apa yang kita ucapkan. Jadi buat apa ngobrol dengan mereka, mending diam sampai gadgetnya diletakkan di meja 🙃😁

Foto: Pexels

Mamabocah sadar diri sih, juga sering begitu. Orang ngomong , eh mata sibuk lihat media sosial atau balas chat 😁😀 Tapi nggak enak itu pas kita yang mengalami sebagai ‘korban’. Ngomong penting, udah cap cip cup lengkap panjang kali lebar, dan itu penting ada pesan terselip di dalamnya. Tahu-tahunya tuh orang yang lagi sibuk sama Ponselnya nggak fokus alias ga bisa multitasking. Jadilah pesan itu terabaikan.

Siapa yang suka seperti itu? Yakinlah, klo pernah melakukannya artinya sudah mengecewakan orang yang menyampaikan pesan itu.

Mungkin itu istri, suami, anak, atau teman yang sudah panjang lebar berpesan “Besok bawa ini itu ya”, atau “Besok nitip yang ukurannya segini ya karena ba bi bu.” Tapi nyatanya, nggak ada yang dilakukan. Pesan itu tertiup angin karena saking sibuknya sama ponsel.

Terus makin kesel kalau dijawab, “Kapan ngomongnya. Nggak pernah tuh kasih pesan seperti itu”. Helooooo… sadar nggak, kemarin2 sewaktu diajak ngomong ngapain? Gadgetnya buang yaa 😜

Coba deh, hargai orang ngomong. Itu manusia ngomong sama manusia, bukan sama patung 😬

Mungkin kita berpikir,cuma gitu aja masa marah. Tapi nggak berpikir, segitu itu sudah meremehkan. Menganggap orang itu seakan nggak ada. Pesan sepele menjadi bermasalah kalau kita nggak saling menghargai.

Sekali dua kali biasa, tapi keseringan menyebalkan 😜

Kalau sadar diri nggak bisa multitasking, sebisa mungkin klo orang lagi ngomong terus kita sibuk chat atau main hp, taruh dlu ponselnya. Dengarkan orang itu berbicara. Siapa tahu ada hal penting.

Kalau pun susah lepas dr ponsel, kan bisa kasih tau, “Tunggu sebentar, tanggung sibuk ada kerjaan.” Pastinya kita yang ngomong diam dlu meski kadang ada y kesel berpikir “Sibuk bener ya sama kerjaannya sampai nggak bisa ditinggal”.

Satu lagi nih yang penting, jangan karena pekerjaannya nggak jauh-jauh dari ponsel, jangan suka beralasan “Lagi kerja nih”. Padahal buka media sosial, cek IG padahal nggak penting liatin foto orang, sementara orang di depan dicuekin 😁🙃

Sekali berbohong, nanti susah dipercaya lho. Klo mau dihargai orang, kita harus mencoba menghargai orang lain. Kalau mau didengarkan orang, kita juga belajar mendengarkan orang lain.

Terlalu memperhatikan gadget bisa-bisa hubungan dengan teman, pasangan, atau anak pun bisa rusak. Anak dicuekin, suami atau istri dicuekin. Jadilah komunikasi satu arah dengan gadget. Miris yaa… Mau kayak gtu? Nggak nyesel kalau ditinggalin semuanya, cuma berteman sama gadget? 🤓

Mari tinggalkan ponsel saat berbicara atau diajak berbicara. Sesal kemudian nggak ada gunanya lho 😅

Ini sih berdasarkan pengalaman ya, nggak enak bener udah ngomong panjang eh taunya responsnya datar “ooo, ehmm…oo gtu”. Padahal, itu kayaknya nggak nyantol apa y disampein 😀

Sesekali klo udah kesel, coba ngetes nanya. “Tadi emang ngomong apaan ya”. Itu yang sibuk berponsel ria baru deh lihat wajah kita sambil bertanya, “Eh maaf tadi ngomong apa ya”. Gubraaaaaaak….

Selamat beristirahat semuanya 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: