Bulan: Juli 2015

Pel Ini Cocok Kalau Nggak Ada ART

Kerjaan apa yang paling berat dilakukan pas asisten rumah tangga (ART) mudik dan tak kembali lagi? Jawabannya pasti beragam. Ada yang nyerah sama nyuci, nyetrika, atau ngepel. Kalau saya tiga-tiganya, huahahaha… males pisan euy. Tapi, sejak pakai pel ini kerjaan ngepel cukup membantu. Ini bukan ngiklan, hanya berdasarkan pengalaman setahun memakainya, hihi… Read more →

Pedoman Gizi Seimbang Kalah Pamor sama 4S5S?

   Kakak sudah masuk sekolah sejak Senin 27 Juli 2015 dan di kelasnya ada waktu dua hari anak-anak wajib bawa bekal makanan sehat dan itu masih pakai istilah 4 sehat 5 sempurna (4S5S). Pernah dengar slogan 4 sehat 5 sempurna (4S5S)? Ternyata sudah berganti jadi Pedoman Gizi Seimbang (PGS) toh. Kemane aja mak? Hehehe.. Apa PGS kalah pamor ya namanya?… Read more →

Peri Gigi Kasih ‘Ceban’ untuk Kentang

Usia 6 tahun katanya gigi susu satu per satu mulai copot. Gigi kakak pertama kali copot itu Kamis 23 Juli 2015. Wuih senangnya, penantian sebulan lebih akhirnya bisa copot. Apalagi pas dapat ‘hadiah’ ceban dari peri. Langsung dikasih ke nenek buat beli kentang. Read more →

Kegalauan Ibu Pekerja Setelah Lebaran

Habis lebaran tibalah kegalauan ibu pekerja yang memiliki Asisten Rumah Tangga (ART), balik lagi nggak ya? Terus apa harus resign kalau ART nggak balik lagi? Saya beberapa tahun mengalaminya dan benar-benar dibuat Harap-harap Cemas (H2C). Read more →

Bentol Gigitan Nyamuk Gara-gara Darah Manis?

   Musim kemarau begini nyamuk makin banyak saja. Udah pakai kelambu masih juga digigit. Di antara kami berempat, si nyamuk kayaknya doyan banget gigitin saya. Sampai bentol-bentol merah di mana-mana. Apa darah saya manis ya? Read more →

Lebaran, Mudik, dan Langkanya Tukang Sayur

   Perasaan sedih ditinggal Ramadan bercampur aduk dengan kebahagiaan menyambut Idul Fitri. Dan Idul Fitri identik dengan mudik. Mulai dari asisten rumah tangga (ART) sampai tukang sayur juga pada mudik. Jadilah agak susah mencari tukang sayur keliling. Read more →

Anak Usia 5 Tahun Mulai Bertingkah

   Seperti saya tuliskan di blog sebelumnya bahwa anak itu nggak sama. Saya selalu berharap bisa menjadi ibu yang bisa memberikan contoh yang baik dan bisa menahan emosi di depan anak. Apalagi saat anak sudah menginjak usia 5 tahun, saat itulah anak-anak sudah mulai bertingkah. Atau kata orang sedang ngeselin-ngeselinnya. Read more →

%d blogger menyukai ini: