Jangan Asal Konsumsi Herbal ini

Minuman jahe hangat paling enak dikonsumsi saat mual. Tapi, ada beberapa kondisi yang ternyata nggak bagus jika mengonsumsi jahe. Salah satunya kalau lagi minum obat pengencer darah

herbalremediesadvice.org

Ini menurut situs WebMD ya, tapi sayang nggak detail penjelasannya.

Jadi, jahe bisa menyebabkan masalah pembekuan darah, irama jantung, tekanan darah, dan kadar gula darah.

Kalau kamu memiliki batu empedu atau sedang minum obat pengencer darah sebaiknya jangan konsumsi jahe.

Selain jahet, gingko biloba juga nggak boleh dikonsumsi bagi yang sedang minum obat pengencer darah. Cuma kok nggak disebutin alasannya ya

Orang mengenal ginkgo sebagai obat alami meningkatkan daya ingat (memori seseorang). Tapi, ginkgo ini bisa mengencerkan darah dan menyebabkan pendarahan.

Ternyata nggak hanya dua obat alami itu. Lidah buaya yang biasanya dipakai sebagai obat luka ternyata nggak bagus buat yang punya masalah jantung. Beberapa orang memakan lidah buaya tapi bisa menyebabkan irama jantung abnormal.

Buat penderita darah tinggi juga hati-hati konsumsi ginseng. Gingseng dapat menyebabkan penurunan gula darah, sehingga dapat menyebabkan masalah bagi penderita diabetes. Penderita tekanan darah tinggi atau minum obat pengencer darah sebaiknya nggak mengonsumsinya.

Kalau black cohosh ada yang tahu nggak? Suplemen ini sering digunakan untuk gejala menopause seperti hot flashes dan berkeringat di malam hari.

Beberapa wanita juga mencoba saat PMS. Tapi itu dapat menyebabkan tekanan darah rendah, terutama dalam jumlah besar. Dan herbal ini tidak boleh bagi siapa saja dengan masalah hati, karena dapat menyebabkan peradangan atau kegagalan.

Ada lagi nih, bawang putih. Beberapa orang percaya bawang putih bisa membantu orang dengan tekanan darah tinggi dan dapat mengobati gejala demam. Dan ada penelitian yang menunjukkan bawang juga dapat menurunkan kolesterol Anda.

Namun bawang putih bisa menipiskan darah Anda. Yang dapat meningkatkan risiko pendarahan jika Anda mengambil obat pengencer darah untuk masalah jantung.

Sama juga dengan ginseng. Beberapa orang menggunakan ginseng karena berharap akan memperlambat penuaan. Selain itu, ginseng digunakan untuk diabetes, meningkatkan kekebalan tubuh, atau untuk membantu seks. Tapi gingseng dapat menyebabkan penurunan gula darah, sehingga dapat menyebabkan masalah bagi penderita diabetes. Anda juga tidak bis mengonsumsinya jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau minum obat pengencer darah.
Untuk akar licorice, beberapa orang menggunakannya untuk mengobati batuk, sakit maag, bronchitis, infeksi, dan sakit tenggorokan. Tapi itu dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan masalah dengan irama jantung, sehingga Anda tidak harus mengonsumsinya jika Anda memiliki masalah jantung. Herbal ini juga dapat menyebabkan masalah bagi orang dengan penyakit ginjal.

Terus ada yang tahu jelatang nggak?  Herbal ini katanya bisa membantu alergi dan arthritis, ginjal, batu kandung kemih, dan infeksi saluran kemih. Beberapa orang menggunakannya pada kulit kepala untuk melawan ketombe. Tapi jelatang bisa membuat tubuh menahan air, sehingga Anda tidak boleh mencobanya jika Anda mempertahankan cairan karena masalah jantung atau ginjal atau jika Anda mengonsumsi diuretik.

Apabila Anda memiliki kondisi medis tertentu atau sedang minum obat bisa tidak aman. Konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsi herbal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: