Negara Aman untuk Anak-anak

image

Foto Ilustrasi (Sumber: Google)

Negara ini apa sudah begitu tidak amankah untuk anak-anak? Penculikan, pelecehan seksual, kekerasan terhadap anak, menjadi ancaman yang begitu menakutkan untuk semua orangtua.

Dan berita terbaru yang muncul di semua media massa belakangan ini benar-benar membuat terdiam. Isi timeline di media sosial dibanjiri berita tentang Angeline, bocah malang berusia 8 tahun yang ditemukan tak bernyawa. Ya Tuhan, nyeseknya hati ini 🙁

Bocah manis berambut panjang tersebut sejak 16 Mei 2015 dinyatakan hilang, bahkan keluarga angkatnya sampai membuat Fanpage di Facebook. Tapi, selang 24 hari diperoleh kenyataan pahit, kabar menyedihkan yang terungkap.

Jika benar Angeline dilecehkan mantan pembantu orangtua angkatnya, sebegitu teganya pria dewasa itu melakukan hal bejat. Apa moral pelaku sudah sedemikian rusaknya?

Geram saya melihat pelaku-pelaku pelecehan seksual terhadap anak, bukan hanya karena saya seorang ibu. Saya yakin semua orang juga merasakan hal yang sama dengan saya.

Apa yang ada di balik benak para pelaku pelecehan seksual? Hanya demi memuaskan nafsu birahinya, pelaku tutup mata dan hati.

Itu hanya satu contoh kasus kejahatan yang dialami anak-anak. Mungkin ada banyak kasus yang tak tercium media. Dan masih banyak kasus kejahatan lainnya yang sepertinya tak kunjung usai. Apa kejahatan berhenti hanya jika dunia berakhir? Hiksss…

Pondasi agama, mungkin itu yang selalu jadi jawaban banyak orang untuk menghindari perbuatan tercela. Siapa tahu dengan makin dekatnya manusia ke Tuhan semua manusia sadar dan semua pelaku kejahatan insyaf.

Ya, semoga saja dengan makin tuanya usia bumi, manusia semakin dekat ke Tuhan. Walau banyak yang mengatakan perbuatan tercela semakin meningkat ketika kiamat makin dekat, tak ada salahnya berharap dan berdoa.

Saya yang hanya manusia biasa hanya bisa berdoa semoga negara ini lebih aman untuk anak-anak dan semua penghuninya, amin..

#Tulisanmelow


Posted from WordPress for Android