Cita-cita Masa Kecil

Masih ingat nggak apa cita-cita masa kecil? Sesuai nggak dengan kerjaan saat ini? Kalau saya mah jauh bener 😀

Cita-cita saya semasa kecil selalu berubah. Apalagi pas masih di Taman Kanak-kanak (TK). Lihat dokter pengen jadi dokter, terus pengen jadi guru. Dan cita-cita yang paling saya ingat itu pengen jadi psikolog. Itu dari SMP sampai SMA. Etapi, pas kuliah malah ke Fakultas Pertanian. Otomatis cita-cita terakhir gugur, hehe…

Saya masuk kuliah dengan jurusan agronomi juga nggak kepikiran nanti mau jadi apa. Pas pilih di formulir UMPTN aja bingung, dan di menit-menit terakhir pilihan itu baru saya isi.

Memang saya sepertinya mengikuti arus saja. Nggak seperti anak-anak lain yang sudah terencana dan tahu apa yang akan dijalankan ke depannyal hehe..

Sejak SD sampai SMP saya juga bukan anak dengan prestasi segudang, sedikit menonjol pas di SMA. Eh pas kuliah biasa-biasa aja. Aktif organisasi juga nggak pernah, adudu…. saya sampai berpikir jika saya lulus nanti saya bakal menjadi apa?

Ngomong di depan umum saja susah. Sementara kuliah di bagian dokternya tanaman (agronomi). Apa mau jadi petani, dan kerja di daerah yang banyak perkebunannya? Nanem tanaman aja suka mati, bagaimana mau jadi dokternya tanaman, hahahaha…

Sejak kuliah itu saya suka mimpi ngomong di depan orang dan saya susah ngomong atau gagap. Tapi berhubung sering mimpi gitu, lama-lama lancar (tapi masih di mimpi) 😀

Dan tibalah setelah lulus kuliah. Wisuda itu senangnya hanya 2 jam. Setelah itu mikir, mau kerja di mana ini.

Kalau dokter tanaman agak-agak susah kerja di Jakarta. Wong lahan pertanian aja minimalis. Kalau hijrah dari Jakarta saya harus meninggalkan mama dunk, hiksss…

Saya wisuda kalau nggak salah Juli-Agustus 2004 (ketahuan tuanya). Sebulan nganggur udah galau, resah, bosan di rumah. Kerjaannya nyari-nyari lowker di koran. Tapi nggak ada yang mencari lulusan jurusan saya, kalau pun ada di Kalimantan. Wadowwww..

Semua berubah ketika teman mengajak saya ke warnet dan memberitahu ada lowongan kerjaan di PT Agranet Multicitra Siberkom (kalau nggak salah) bidang media. Saking lugunya saya pikir paling media pertanian, kayak trubus gitu tapi versi online. Soale ada agra gitu, hahaha…

Kami berdua kemudian apply lamaran tersebut. Dan ternyata responsnya cepat. Sorenya saya ditelepon, sedangkan teman saya tidak. Rasanya nggak enak banget, soale dia yang ngajak 🙁

Dari situlah saya tak menyangka, cita-cita kecil saya ternyata membawa saya ke pekerjaan yang sama sekali tak saya pikirkan. Saya hanya punya pengalaman menulis diary dan suka baca novel (dulu pas kuliah). Tapi, perusahaan itu mau merekrut saya.

Oya, perusahaan itu yang punya media online ngetop di Indonesia.. *pameeermak*, mimpi nggak tuh. Iseng-iseng apply eh masuk. Mana nyangka bisa masuk. Dulu saya juga nggak tahu media itu, wong saya jarang ngenet.

Biasa, anak kuliah di daerah orang harus hidup ngirit biar cukup uang bulanannya. Sementara kalau main internet suka kebablasan.

Otomatis saya harus belajar otodidak… alamak, nggak mudah juga ya. Nggak punya background tentang media gitu lho. Tahunya cuma pupuk, nyangkul, nanem, hehe.. Tapi dengan begitu saya belajar langsung di lapangan. Awalnya sih kaget, diomelin senior dan dikata-katain bodoh, hiksss.. tapi lama-lama enjoy..

Pekerjaan itulah yang mengenalkan saya tentang tulis menulis. Nulis blog maksudnya, klo menulis sesuai kaidah yang bener mah saya nyerah, hehe..

Jadi, bercita-citalah setinggi-tingginya. Nggak salah kok punya cita-cita setinggi langit. Dengan bercita-cita akan membuat hidup lebih bersemangat untuk berusaha. Tapi, jangan lupa berdoa agar Yang Maha Kuasa mempermudah langkah kita 🙂

Dan yang nggak berprestasi di pendidikan nggak usah takut nanti masa depannya kayak bagaimana. Jangan menyerah. Alhamdulillah saya dapat kerja juga meski dulu nggak pintar-pintar amat, hehe.. Dan nggak harus jadi pekerja kantoran saja kan, wirausahawan juga lebih bagus, bisa jadi bos sendiri.

Dan sekarang pekerjaan saya lebih membahagiakan. Jadi ibu rumah tangga. Ini pekerjaan yang tak pernah masuk dalam cita-cita semasa kecil 🙂 Setelah 10 tahun bekerja, sudah waktunya saya kembali ke kodrat saya.

Kok jadi sok nasihatin ya, hehe.. Apa cita-cita masa kecilmu? Semangat ya semuanya 🙂

Posted from WordPress for Android

  1 comment for “Cita-cita Masa Kecil

  1. Juni 28, 2015 at 10:27 am

    Tuhan selalu menyiapkan jalan yang terbaik buat umatnya ya Mbak :hehe. Lakukan apa yang disuka, dengan tekun, tulus, dan ikhlas, maka pasti akan ada kebaikan yang bisa diambil. Kita cuma perlu menunggu, bersabar, dan tetap melakukan yang terbaik :hehe :peace.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: