Ketika Lelah Berakhir Ingin Menyerah

Ilustrasi: Pixabay.com

Lelah bikin orang baper, lelah bikin orang mudah marah dan lelah bikin orang mudah menyerah. Mamabocah dlu pernah posting tentang seorang ibu lelah bolehkah? Jangan anggap sepele kelelahan pasangan, karena kelelahan yang dipendam suatu saat meledak. (Eh bener nggak ya? #sotoy)

Susahkah saling bekerja sama? Susahkah mendengarkan dan tak sibuk di depan layar? Susahkah mengubah pola pikir tugas suami hanya mencari nafkah, selebihnya tugas istri. Susahkah…susahkah?

Salut mamabocah dengan wanita tangguh yang sabarnya luar biasa, tapi kayaknya sesekali emosi itu perlu diungkapkan dan perlu didengarkan. Cuma enaknya nyampeinnya yang lembut kali ya, pas dua-duanya adem. Jd ga ‘senggol bacok’ πŸ™ˆ

Tapi ini tergantung orangnya juga sih, klo orangnya cuek paling masa bodo. Klo orangnya gampang ngegas, ya wassalam klo dipendam mll ☺️

Memendam hanya akan membuat seseorang menunggu waktu untuk meledak dan akhirnya menyerah dalam mempertahankan apa yang sudah dijalani. Atau memilih jalan salah dengan mencari teman yang memahami perasaannya. Dududu ngeri bener 😞

Berkeluarga itu saling melengkapi, tak perlu salah satu ngoceh melulu baru bersikap. Tak perlu salah satu mengalah melulu dan sabar mendengar pasangan y cerewet. Rumusnya sih orang nggak akan cerewet kalau nggak ada sebab, jd kalau ada y cerewet introspeksi diri 😬

Semua pasti kelelahan, satu kelelahan mencari nafkah, satunya lagi kelelahan mengerjakan pekerjaan rumah yang nggak ada habisnya. Apalagi kalau lelah kerja kantor.

Bahkan pekerjaan sepele yang sebenarnya masing-masing bisa dikerjakan sendiri, harus dilakuin jg. Itu badan udah kayak robot kali yaa kerjanya πŸ˜₯

Terus ada yang jawab, lah kan itu tugasnya? Balasannya pahala toh.

Aturan hidup itu kalau kita mau diperlakukan baik sama orang kita harus bagaimana? Tentunya kita juga harus bersikap baik juga. Begitu bukan?

Ibaratnya, kalau kita capek terus disuruh kerja melulu merengut nggak? Paling ujung2nya mikir, gaji aja nggak naik kok kerjaan makin tambah 😁

Ada sih yang berpikir ‘ikhlasin aja, kan balasannya pahala. Masalah gaji, klo rejeki nanti juga naik’.

Nah gimana dengan pekerjaan ibu rumah tangga? Emang dapet gaji dari bekerja di rmh? Balasannya mmg pahala, tapi ya coba dipikirkan.

Nggak ada jam kerjanya lho, bangun subuh terus tidur lagi paling malem, setelah y lain tidur karena beberes lagi atau kerja yang lain. Masih tega disuruh kerja semuanya tanpa sedikit pun membantu? Terlalu! “Kan ada ART”. Yakin semuanya punya ART?

Manusia itu bukan malaikat, manusia punya salah. Jadilah saling melengkapi, bukan pura-pura nggak tahu dan berpikir sudah biasa kok. Klo berpikir seperti ini semua akan kelelahan dan the end alias bubar grak 😰 Nggak ada yang mau kan?

Sejujurnya mamabocah termasuk yang lebih senang bekerja sama dengan suami dalam segala hal, pekerjaan rumah ataupun mengurus anak. Ini karena di rumah udah nggak pake ART. Klo ga dibantu suami, bisa meledak kali πŸ˜…

Efeknya itu klo emaknya kelelahan itu kasihan lho, anak yang jadi korban omelan. Sadar itu nggak boleh tapi ya gimana ya, udah ditahan-tahan tetep aja kelepasan. Itulah the power of kelelahan. Rem kesabaran jd blong 😁😬

Mari biasakan bekerja sama agar tercipta lingkungan positive parenting😊

Sekian..lama ga posting trs posting random setelah baca-baca artikel dan kopi bikin melek susah tidur 😁

  2 comments for “Ketika Lelah Berakhir Ingin Menyerah

  1. Desember 27, 2018 at 10:31 am

    Tulisan ini semacam mewakili curhatnya aku bbrp bulan yg lalu, hehehe… bener banget deh… namanya dlm rumah tangga ya saling bantu, walopun tugas suami cari nafkah, lalu yg lain2 adalah tugas istri, rasanya untuk saat ini ga selalu hrs begitu.. coba aja liat.. byk jg kan skrg para wanita, emak yg jg kerja kantoran, tp msh urusin kerjaan rmh klo plg dari ktr, apalagi klo gaada ART. Nah… bukan mau banding2in sama kerjaan suami, tapi maksudnya disini adalah… namanya hidup memang hrs kerja… gak di dalam rumah, ga diluar rumah.. hrs saling gotong royong, saling bantu.. baik suami dan istri, efeknya malah bgs… anak akan mencontoh ikut saling bantu dan mengajarkan tanggung jwb jg ke anak. Jadi bisa dikatakan kerjaan rm tangga, dan kerjaan di luar rm tangga adalah sama2 penting… menyangkut survival dalam kehidupan keluarga itu sendiri. bener kan mba???? nah lhooo…. komenku jadi panjang… wkwkwkkw…

    • mellyfeb0805
      Desember 27, 2018 at 10:34 am

      Komen mbk makin membuka mata 😊 Anak belajar dr role modelnya, yaitu ortunya. Tanpa sadar klo ortunya kerjasama membuat anak mau ikut kerja sama. Dan anak jd belajar bertanggung jawab. Nuwun mbk πŸ™πŸ˜Š

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: