Men-judge itu Memang Mudah

Tugas orang tua ke anak ya banyak. Salah satunya mendidik dan mengasuh anak. Kelihatannya mudah ya tapi sebenarnya berat juga. Kalau kita berbeda dalam cara mengasuh ya siap-siap saja dapat cap orang tua yang salah mendidik anak. Memang menjudge orang tua lain itu lebih mudah 😬

Foto: Pixabay.com (Ilustrasi)

Misalnya saja nih, kita sebagai orang tua pastinya di rumah berkali-kali mengingatkan untuk berbagi ke saudara atau teman sejak anak itu masih kecil. Kita juga sudah mengajarkan dengan memberi contoh berbagi itu bisa berbagai macam, nggak hanya materi tapi bisa hal lain.

Memang mengajarkan anak itu lebih mudah dengan mencontohkan karena anak memang belajar dengan mencontoh.

Tapi, suatu kali di sebuah sekolah ada anak yang masih Playgroup belum bisa berbagi dengan temannya. Pasti klo gini lagi-lagi orang tua yang salah karena nggak mengajarkan.

Apalagi klo di sekolahnya anak tersebut nggak berbagi dengan berinfak karena orang tuanya nggak nitipin uang. Wassalam deh.

Ini mamabocah sering bener lho ngalamin kelupaan. Putri cantik kebetulan udah sekolah trs mamake lupa ngasih uang.

Berhubung di rmh ga ada ART, anak dua masih balita dan y sulung masih SD. Klo pagi tuh sering bener heboh dan semua jadi kelupaan.

Buka buku penghubung aja nggak rajin jdlah lewat aja gtu klo ada pengumuman. Kecuali klo ada dibahas di grup, cm grup jg ga selamanya aktif.

Kebayang klo seandainya ada pertemuan orang tua dengn sekolah terus guru ato kepsek bilang gini, “Ada lho orang tua yang nggak pernah menitipkan uang infak ke anaknya. Dan kebetulan anaknya juga nggak suka berbagai.” Duh mamabocah bisa aja berpikir. “Ini mksdnya mamabocah bukan? Gubrak eyke jadi bahan omongan di depan banyak ortu huhu… sedih nggak sih πŸ˜…

Cuma mau nanya, apakah orang tua cuma bisa mengajarkan berbagi hanya dari infak di sekolahnya? Bisa jadi orang tua memang kelupaan, atau kita mengajarkan berinfak di tempat lain, atau memang pas hari tersebut lagi rempong bin ribet banget jadi nggak bisa ambil uang, atau memang lagi nggak ada uang.

Itulah yang mamabocah pikir begitu mudahnya orang tua menjudge orang tua lain di jaman now ini. Dan gara2 nggak pernah berinfak di sekolah malah dikaitkan dengan anak yang belum bisa berbagi. Semua butuh proses kan 😊

Bisa kan diubah, “Mari kita ajak anak berinfak dengan cara itu kita bisa mengajarkan anak berbagi “.  Begitu kan enak, hahaha… 

Ini hanya salah satu contoh lh, masih ada di kehidupan nyata ketika orang tua harus menerima judge yang mungkin lebih parah.

Maaf nggak bermaksud menyinyir, tapi ya gerah aja sekarang begitu banyak orang tua yang mudah menilai jelek orang tua lain. Mungkin kehidupan kita tak seperti orang yang kita nilai, jadi sebisa mungkin janganlah kita menyamaratakan semua orang tua dengn diri kita. Siapa tahu kita lebih beruntung dari orang tua lain.

Klo memang salah, bisa diingatkan dengan cara yang sopan. Bukan langsung menyalahkan atau nyinyir di depan umum.

Mamabocah jg bukan mamak yang sempurna, tapi mamabocah perpercaya masing-masing orang tua punya cara untuk mengasuh anaknya.

Ingat saja rumusnya kalau tiap anak itu berbeda, jadi nggak ada itu satu cara bisa berhasil ke semua anak 😁

Maap lama ga ngeblog malah isinya ga jelas 🀭

  2 comments for “Men-judge itu Memang Mudah

  1. Juli 23, 2019 at 5:13 pm

    Aku juga suka lupa mak kasih uang infak tiap jumat, karena memang lupa, bukan maksud apa2 sih memang lupa. Tapi bukannya lupa yg disengaja siiihh… klo lagi inget, malah infak langsung ke masjid, atau berbagi dalam bentuk lain, karena berbagi sebenarnya bisa dimana saja dan bisa berupa apa saja, jadi memang ga pantes sih nge-judge asal bicara aja, karena kita kan gak tau gimana sebenarnya orang lain udah berbuat apa, kita sendiripun belum tentu paling benar hhehehe…

    • mellyfeb0805
      Juli 23, 2019 at 7:39 pm

      Ak pikir ak tok y suka kelupaan πŸ˜…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: